Saturday, May 03, 2008

My Avatar

Ngikut2 Habib.. This is my avatar:


Tapi emang bener, karena komponennya kecil-kecil, bikin sakit mata pas milih2. Kalau bikin avatar juga, kasi tau hasilnya ya..

Keukenhof


Tanggal 26 April yang lalu, dari TU Delft ada rombongan 250 orang international student yang berangkat ke Keukenhof. Soalnya ada tiket gratis dari International Office, hehehe :D

Deskripsi Keukenhof berdasarkan websitenya sbb(malas ngetik lagi):
Welcome to Keukenhof! Nowhere else in the world are the flowers and colours of the spring as glorious as at Keukenhof. Here you can find endless inspiration while you relax in the beautiful surroundings of the park. Keukenhof offers you the opportunity to see millions of bulbs in flower, fantastic flower shows and the largest sculpture park in the Netherlands and is the most photographed place in the world. Enjoy the spring!
Come to Keukenhof above all don’t forget to bring your camera!


Nah, gitu ceunah.. Dan Keukenhof ini juga cuma buka beberapa minggu doang pas saatnya bunga2 bermekaran.

Dan di situ betul-betul penuh dengan bunga-bunga yang lagi mekar (ya klo ngga, berarti kena diboongin :p). Manusia-manusia yang mengunjunginya juga banyak banget, numpuk di pintu masuk. Untungnya makin ke dalam, makin lega. Keukenhofnya luas banget.

Untuk orang-orang yang ga segitu ingin taunya dengan detail bunga, sebaiknya ga usah maksain untuk ngeliat seluruh areanya klo ga punya banyak waktu. Soalnya di beberapa bagian isinya bunga2 yang sama, hanya bentuk kebunnya bervariasi (Mesti diliat dr langit, ada yang bentuk naga segala). Lebih baik bersantai di salah satu area, sambil piknik sama teman-teman misalnya. Daerah sisi danau lebih baik. Tapi ada juga area yang ada hewan-hewannya (keledai, babi, makhluk kayak ayam, kelinci, dll), maze, wigmam Indian, rumah kaca, windmill, dll.

Sayang waktu kunjungan dr TU Delft-nya terlalu singkat. Jam 1an-4 sore. Ga jadi liat parade bunga (yang katanya bakal ada hari itu).

Si makhluk gendut, lucu, dan enak, huehuehuehe..


Friday, May 02, 2008

Voices from Animated Movies

These several days were holidays due to the queen's birthday (sering2 ya Ratu..), so I got the chance of watching several movies I've wanted to watch. Well, they're not new, I know (yaa maaph)..

I'm not going to talk about the story, but the voices of the characters that attracted my attention.

The first one is Charlotte's Web. The first time I heard Charlotte's voice, I found it very pleasant and soothing, yet familiar.. The voice was so motherly. At that moment, I didn't really try to recall the voice from my memory (not that I have much of them, heheh). After the film finished, I finally saw that Julia Robert was the one behind the character. Ahh ya ya, pantesan kayak kenal suaranya.

The second one is Horton Hears A Who! Although Jojo of the Whoville did not talk much (The moments he talked can be counted actually), he sang at the end of the film (Can't fight this feeling). The singing voice caught me, I really like it. Later on, I found out that it's Jesse McCartney's voice. As I search in YouTube to hear the voice again, I found out many people like the voice as well.

The third one is Shark Tale. I have bought the DVD when I was still in Bandung but never watched it. I really like the voice of Angie (Renée Zellweger) when she was mad at Oscar (Will Smith):
Angie: Sometimes, I wanna take your big, dumb, dummy head, and just... nyhhhh!
[makes pounding motions]

Another voice I like is of Frankie (Michael Imperioli), the shark, when he's dying:
Frankie: [dying] Lenny, is that you?
Lenny: I'm here, Frankie.
Frankie: Come closer.
Lenny: What is it, Frankie?
Frankie: I feel so cold.
Lenny: That's just because we're cold-blooded.
[Frankie slaps Lenny]
Lenny: Ow!
Frankie: Moron.
[dies]

The 'Moron' was hillarious, haha.

The voices behind the characters really helped in making the character memorable, I think.

Which American Idol Are You?

I stumbled upon some quizes on www.buddyTV.com about which male or female American Idol Singer you are..
Here goes the result:




My comment: What with the weight??! *ngelirik perut* siyalan..:D



My comment: Hahahaa.. Wohooo, Mindy Doo!

Sunday, April 06, 2008

Sepedaku Rewel

Sepedaku udah beberapa kali ngambek. Pertama, persneling/transmisi gigi nya rusak. Karena emang rumit, ya tak biarin aja. Wong tanah belanda datar2 aja kok :D Terus, rem depan putus. Karena rem belakang masih ada (dan karena malas), aku biarin aja.

Kemudian mur dinamo lampunya (yang nahan supaya dinamo itu bisa di set nempel ban ato ngga) rusak. Karena perlu lampu di malam hari (kalo ga, didenda polisi,hee) jadi segera diperbaiki dengan meminjam tang dari Habib. Untuk beberapa waktu, sepedaku ga rewel.

Apa mau dikata, berikutnya rem belakang putus juga. Terpaksa ke kampus jalan kaki de, daripada terjun ke kanal karena ga ada rem :p Usaha nyari service sepeda, search di internet dan tanya teman. Akhirnya diputuskan mengunjungi Koos Cloosterman, yang buka usaha reparasi dan penjualan sepeda bekas. Ternyata mahal (klo ga salah 20-30 euro untuk perbaikan rem dan transmisi). Klo pake jasa Salama (orang Turki yang jual sepeda bekas), 10 euro untuk rem dan 7 euro untuk transmisi. Jadilah coba janjian sama Salama. Ternyata di malam janjian dia ga datang (ujan deras sih, tapi ditelpon dan di-sms jg ga jawab). Senasib dgn Dwi yang juga janjian dgn dia di hari yg sama siang harinya, untuk ganti ban sepeda. Sampe sama2 pasang status YM, "Salama, kau dimana?" saking desperate-nya, hehehe.

Karena butuh banget, kuputuskan beli kawat/kabel rem tangan aja di toko dekat Roland (toko perlengkapan sepeda dan dart -- hmm,kombinasi yang aneh). Harganya 3 (ato 3,5) euro untuk si kabel, karet pelindung, dan onderdil2 kecil lainnya. Aku yang selama di rumah di Pekanbaru ga pernah nyentuh tukang-menukang dan reparasi lainnya, sekarang harus ngerjain itu, hehehe. Tapi sukses juga kok ;) (cat: cuma rem depan yg diperbaiki krn mudah, hehehe). Dulu Bapakku sering ngajakin perbaiki mobil, motor, dan reparasi2 lainnya, tapi aku ga pernah berminat. Paling2 cuma sesekali aku ikut bantuin. Abangku jauh lebih terampil untuk hal2 itu dibanding aku :D

Sialnya, si dinamo lampu bermasalah lagi. Sekarang ga bisa diperbaiki cuma dengan mengetatkan murnya. Jadi aku pergi ke open market di The Hoven Passage yang buka tiap Selasa untuk beli mur baru sekalian lampu sepeda yang pake batere untuk cadangan. Ternyata mur baru tetap ga bisa nahan dinamo itu. Kuputuskan beli satu mur lagi untuk menggandakan daya jepit (halaah). Pas mo bayar, ternyata si Bapak penjual bilang, ambil aja murnya ga usah bayar. Waaa, baiknya. Emang sih cuma 5 sen, tapi tetap aja menyentuh hati (hyuuk). Orang Belanda ga pelit kok (walo mungkin disanggah orang banyak, khekhekhe. Kasus khusus kali ya).

Walo udah beli 2 mur itu, tetap aja pemalas ngerjainnya. Masih pake lampu batere, khekheke. Segera deh dicoba daya jepit 2 mur itu (alias "Bib, pinjem tang dong.." :p hehehe)