Monday, March 12, 2007

Bapak "Panduan" Suara Indonesia

Di berita detik berjudul Benyamin Sueb Segera Raih Piala Metronom disebutkan nama-nama peraih penghargaan dari PAPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia):
Peraih piala metronom 2007:

Violis Legendaris - Idris Sardi
Musisi Betawi Legendaris - Benyamin Sueb (alm)
Pemandu Bakat Musik Legendaris - Deni Sabri (alm)
Bapak Panduan Suara Indonesia - N. Simanung Khalid
Pengembang Musik Tradisional Sunda - Tan Deseng
Aku heran sama penulis beritanya. Okelah, "Paduan Suara" tertulis sebagai "Panduan Suara" sangat wajar adalah kesalahan ketik. Tapi nama peraih penghargaannya: "N. Simanung Khalid" itu..
Sejak kapan saudaranya Suami Siti Nurhaliza jadi Bapak Paduan Suara Indonesia..
Sabar ya, Amangboru N. Simanungkalit. Si penulis berita mungkin ga terlalu menghargai para peraih penghargaan yang diberitakannya. Ato emang ngerjain tulisan berita itu untuk sekedar kejar tayang.

5 comments:

nanda said...

iya , kok gitu sih, nulis benyamin juga gak konsisten, judulnya benyamin tapi diisinya benjamin. Mungkin bagi orang2 di detik.com, setiap detik itu begitu berarti, sampai2 mengabaikan penulisan nama.

Helen said...

Huahuahuha... ada2 aja ya... ya mungkin orangnya yg ngetik kaya saya kali... (rada ceroboh dan kurang teliti) huehuehu..

Bie said...

As always, detik.com sucks.

Credo said...

@Nanda: Hahahaha..

@Helen: Kalo kamu ngetik kan ga digaji, ini org Detik-nya pasti digaji, jadi mestinya salahnya minim dong :D

@Bie: Yeah.. I believe so. As always :D

HabsQ said...

Setuju, detik.com (dan adik2nya) selalu memberi kesan kalau mereka cuma sekedar ngejar berita sebanyak-banyaknya.